Apa yang kalian pikirkan tentang sebuah kata 'Sentra Operasi' ? mungkin akan berpikir ini berkaitan dengan kesehatan atau rumah sakit. Hmmm... tidak salah memang, tapi Sentra Operasi yang saya maksud disini adalah nama sebuah Divisi, pusat semua transaksi dari sebuah perusahaan yang menjadi bagian dari BUMN. Tidak mungkin saya menuliskan Nama Perusahaan tersebut, tapi saya akan menuliskan apa yang ada didalamnya dari sisi yang berbeda dan manusiawi.
Senin pada bulan setelah Maret, Saya menjejakan kaki pada perusahaan ini, pertama saya datang terlihat orangnya tidak perduli, dan saya terlihat seperti kambing kebingungan hanya melihat para pegawainya mondar-mandir atau sekedar melihat aktivitas mereka. Tetapi yang sedikit menggelitik saya dan mungkin jarang, sebuah perusahaan memainkan musik dengan volume tinggi, saya ingat sekali lagu yang saya dengar itu lagunya Sabrina, itu loh penyanyi solo yang sering nyanyiin lagu orang lain dengan versi akustik. Dari situ saya mulai merasa aneh pada perusahaan ini.
Istirahat makan siang pun tiba, saya turun ke kantin untuk mengisi perut yang sudah lapar dan menghilangkan kejenuhan karena menjadi kambing bingung hampir setengah hari.. heee. setelah istirahat kembali saya ke sofa yang sama, tetap menjadi kambing yang kebingungan sampai akhirnya pulang dengan kisah yang tak berkesan. Tapi dari sinilah sebuah cerita dan petualangan akan dimulai.
Setelah beberapa hari, beberapa bulan, saya baru menyadari bahwa sebenarnya kantor ini penuh dengan kreativitas dan banyak sekali potensi yang tersimpan disini. Saya lebih menganggap bahwa ini bukanlah kantor melainkan kampus, karena terlalu banyak ide-ide kreatif yang ada dalam otak pekerja-pekerja ini.
Saya beranggapan mungkin karena Kepala Divisi saat itu adalah orang yang suka dengan hal yang berbeda dan orang yang menentang arus. Membebaskan setiap ide yang ada untuk di realisasikan. Kalaupun ini kantor mungkin saya akan menyebut ini adalah kantor Production House... hehee
Pada saat acara ulang tahun perusahaan BUMN ini, Divisi inilah yang tampil dan memeriahkan suasana, tampil dengan berbagai ide kreatifitas yang membuat orang tersenyum dan menepuk tangan mereka tanda salut. Dan puncak kreatifitasnya ada pada saat acara In House Training. Di acara inilah segala bentuk kreativitas muncul, mulai dari tari, nyanyi, pementasan drama sampai pemutaran film yang dibuat sendiri oleh pekerja-pekerja luar biasa ini, disuguhkan dengan kecerian dan penyajian yang sangat berbeda.
Tidak hanya pikiran kreatif yang hebat dalam perusahaan ini, tetapi pribadi personalnya yang juga baik, lingkungan kerja yang kondusif, nyaman, penuh dengan kekeluargaan. Dan yang saya sukai disini adalah terjalinnya persahabatan yang erat, persahabatan yang apa adanya, disini kita bisa menyalurkan kreatifitas kita, bermain futsal, bermain basket, bermain voli, bermain bulutangkis ataupun kegiatan naik gunung, hal inilah yang membuat keterikatan antara satu individu dengan individu yang lain menjadi erat. Lingkungan kerja yang tidak hanya melulu kerja, akan tetapi kita bisa tertawa setiap hari, bisa mengukirkan senyum simpul kita dan semoga akan selalu seperti itu.
Akan tetapi sangat disayangkan satu persatu pekerja-pekerja luar biasa itu pergi dan mengundurkan diri, bukan karena mereka tidak nyaman akan lingkungan kerja, tetapi kebijakan dari manajemen perusahaan inilah yang membuat mereka harus pergi dan meninggalkan cerita indahnya disini. Karena merekapun punya mimpi yang mungkin sederhana seperti orang hidup lainnya, menginginkan penghargaan dan kepastian dari tempat mereka bekerja, menginginkan kehidupan yang layak karena nantinya akan menatap masa depan dengan cinta dari pasangan masing-masing dan membangun sebuah keluarga kecil, karena itu menjadi sebuah impian manusia yang ada di planet yang semakin tua ini.
Pengertian tulisan yang berwarna Hijau :
Senin pada bulan setelah Maret, Saya menjejakan kaki pada perusahaan ini, pertama saya datang terlihat orangnya tidak perduli, dan saya terlihat seperti kambing kebingungan hanya melihat para pegawainya mondar-mandir atau sekedar melihat aktivitas mereka. Tetapi yang sedikit menggelitik saya dan mungkin jarang, sebuah perusahaan memainkan musik dengan volume tinggi, saya ingat sekali lagu yang saya dengar itu lagunya Sabrina, itu loh penyanyi solo yang sering nyanyiin lagu orang lain dengan versi akustik. Dari situ saya mulai merasa aneh pada perusahaan ini.
Istirahat makan siang pun tiba, saya turun ke kantin untuk mengisi perut yang sudah lapar dan menghilangkan kejenuhan karena menjadi kambing bingung hampir setengah hari.. heee. setelah istirahat kembali saya ke sofa yang sama, tetap menjadi kambing yang kebingungan sampai akhirnya pulang dengan kisah yang tak berkesan. Tapi dari sinilah sebuah cerita dan petualangan akan dimulai.
Setelah beberapa hari, beberapa bulan, saya baru menyadari bahwa sebenarnya kantor ini penuh dengan kreativitas dan banyak sekali potensi yang tersimpan disini. Saya lebih menganggap bahwa ini bukanlah kantor melainkan kampus, karena terlalu banyak ide-ide kreatif yang ada dalam otak pekerja-pekerja ini.
Saya beranggapan mungkin karena Kepala Divisi saat itu adalah orang yang suka dengan hal yang berbeda dan orang yang menentang arus. Membebaskan setiap ide yang ada untuk di realisasikan. Kalaupun ini kantor mungkin saya akan menyebut ini adalah kantor Production House... hehee
Pada saat acara ulang tahun perusahaan BUMN ini, Divisi inilah yang tampil dan memeriahkan suasana, tampil dengan berbagai ide kreatifitas yang membuat orang tersenyum dan menepuk tangan mereka tanda salut. Dan puncak kreatifitasnya ada pada saat acara In House Training. Di acara inilah segala bentuk kreativitas muncul, mulai dari tari, nyanyi, pementasan drama sampai pemutaran film yang dibuat sendiri oleh pekerja-pekerja luar biasa ini, disuguhkan dengan kecerian dan penyajian yang sangat berbeda.
Tidak hanya pikiran kreatif yang hebat dalam perusahaan ini, tetapi pribadi personalnya yang juga baik, lingkungan kerja yang kondusif, nyaman, penuh dengan kekeluargaan. Dan yang saya sukai disini adalah terjalinnya persahabatan yang erat, persahabatan yang apa adanya, disini kita bisa menyalurkan kreatifitas kita, bermain futsal, bermain basket, bermain voli, bermain bulutangkis ataupun kegiatan naik gunung, hal inilah yang membuat keterikatan antara satu individu dengan individu yang lain menjadi erat. Lingkungan kerja yang tidak hanya melulu kerja, akan tetapi kita bisa tertawa setiap hari, bisa mengukirkan senyum simpul kita dan semoga akan selalu seperti itu.
Akan tetapi sangat disayangkan satu persatu pekerja-pekerja luar biasa itu pergi dan mengundurkan diri, bukan karena mereka tidak nyaman akan lingkungan kerja, tetapi kebijakan dari manajemen perusahaan inilah yang membuat mereka harus pergi dan meninggalkan cerita indahnya disini. Karena merekapun punya mimpi yang mungkin sederhana seperti orang hidup lainnya, menginginkan penghargaan dan kepastian dari tempat mereka bekerja, menginginkan kehidupan yang layak karena nantinya akan menatap masa depan dengan cinta dari pasangan masing-masing dan membangun sebuah keluarga kecil, karena itu menjadi sebuah impian manusia yang ada di planet yang semakin tua ini.
Pengertian tulisan yang berwarna Hijau :
- BUMN: Badan Usaha Milik Negara
- Production House: Perusahaan yang membuat sebuah Film / Sinetron
- In House Training: Acara kantor yang berada diluar kantor untuk memberikan tambahan pengetahuan tentang produk perusahaan tersebut dengan cara yang lebih segar, biasanya dilakukan di luar kota.
0 komentar:
Posting Komentar